f Drs. SUPRIADI, MSI: Pendidikan

AHLAN WA SAHLAN BIKHUDURIKUM FI WEBSITE PPAI DURENAN

Anda Menjelajah Website Resmi Drs. Supriadi, MSI Pengawas Pendidikan Agam Islam Kecamatan Durenan.

Visi

Menumbuhkan Wahana Silaturahmi, Informasi dan Komunikasi Pendidikan Islam.

Misi

IT (Informasi dan Tehnologi) sebagai sarana pokok untuk Menunjang Edukasi Islam di Trenggalek.

Pembinaan dan Komunikasi dengan Lintas Praktisi dan Akademisi

Dengan Jalinan Silaturahmi dan Sistem Komunikasi Integral Akan Menumbuhkan Etos Kerja Tinggi

Anak dan Pemuda

Semua Urusan Kemajuan Ummat dan Bangsa Berada di Tangan Mereka.

Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Januari 2014

DIKLAT REALISASI PERMENDIKBUD 81A LAMPIRAN I, II DAN III MI SE-KEC. DURENAN TRENGGALEK

Kurikulum 2013 akan diterapkan di Madrasah mulai tahun pelajaran 2014/2015. Diklat-diklat terus diselenggarakan pada tingkat propinsi dan kabupaten bahkan PLPG bagi guru madrasah materinya sudah merujuk pada Kurikulum 2013. Namun demikian belum merata pada seluuruh guru pada madrasah. Maka dengan itu meningat semakin dekatnya tahun pelajaran 2014/2015 K3MI Kecamatan Durenan bekerja sama dengan PPAI, Pokjawas dan Kantor Kementerian Agama Kab. Trenggalek akan menyelenggarakan diklat mandiri sebagai tindak lanjut diklat-diklat yang sama mempersiapkan segala keperluan KBM dengan Kurikulum 2013 pada tahun pelajaran 2014/2015 nanti. Diklat yang akan dilaksanakan pada hari Jum'at tanggal, 31 Januari hingga 2 Februari 2014 tersebut akan dilaksanakan dengan tidak mengulang materi-materi diklat sebelumnya yang bersifat non teknis tetapi akan banyak mengerjakan sesuatu yang berhubungan dengan kebutuhan guru dan siswa saat pembelajaran yaitu:
1. Mendalami dan mempraktekkan model-model pembelajaran pada pendekatan scientific.
2. Mendalami dan menerapkan bentuk-bentuk penilaian autentic.
3. Analisa Buku Guru dan Siswa disesuaikan dengan  Standar Isi/Silabus.
4. Pembuatan RPP Tematik Integratif sesuai Permendikbud 2013 tentang Standar Proses
5. Menganalisa dan Mempraktekkan RPP yang telah dibuat.
6. Teknis Penerapan Permendikbud 81A Lampiran II dan III tentang Mulok dan Ekstrakurikuler
7. Pembuatan Raport sesuai amanat Kurikulum 2013.
8. Media Pembelajaran pada Tematik Integratif.
9. Pembuatan Prota dan Promes.
10. Pengetahuan Lesson Study sebagai upaya peningkatan mutu PBM.
11. Pembuatan RPP seluruh tema dan PB serta mengujinya dengan Lesson Study
12. Lesson Study dilaksanakan pada 8 MI selama 15 kali pertemuan pada 15 Kelas. (109 JTM)
Dengan upaya ini diharapkan metode diklat bukan ceramah tetapi aplikasi karena Guru banyak memerlukan contoh nyata ketimbang pengetahuan dari mendengar ceramah. Semoga Kurikulum 2013 dapat dilaksanakan pada MI se-Durenan dengan tanpa kendala.

Kamis, 07 November 2013

BAGAIMANA IMPLEMENTASI EKSTRAKURIKULER PADA KURIKULLUM 2013

Permendikbud No. 81A/2013 tentang Implementasi Kurikulum

Dalam rangka pelaksanaan Kurikulum 2013, pemerintah melalui Kemendikbud telah menerbitkan peraturan baru tentang Implementasi Kurikulum yang dituangkan dalamPeraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81A Tahun 2013.
Permendikbud No. 81A Tahun 2013 ini menyertakan 5 (lima) lampiran yang memuat tentang beberapa pedoman yang berkaitan dengan Implementasi Kurikulum 2013, yaitu:
  1. Pedoman Penyusunan dan Pengelolaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan;
  2. Pedoman Pengembangan Muatan Lokal;
  3. Pedoman Kegiatan Ekstrakurikuler;
  4. Pedoman Umum Pembelajaran; dan
  5. Pedoman Evaluasi Kurikulum.

Selasa, 12 Juni 2012

WISUDA

Wisuda adalah suatu proses pelantikan kelulusan mahasiswa yang telah menempuh masa belajar pada suatu universitas. Biasanya prosesi wisuda diawali dengan prosesi masuknya rektor dan para pembantu rektor dengan dekan-dekannya guna mewisuda para calon wisudawan. Biasanya setelah acara selesai dilakukan acara foto-foto bersama dengan orang tua, teman-teman serta suami/istri dari wisudawan/wisudawati atau dengan pasangan wisudawan/wisudawati. Dilakukan biasanya setiap akhir semester dalam kalender akademik baik semester genap maupun semester gasal (ganjil). Pada wisuda biasanya memakai pakaian yang ditentukan, pakaian pria menggunakan hem putih dan celana hitam bersepatu hitam, pakaian wanita menggunakan kebaya tradisional tipis dengan kain jarik, tapi secara umum menggunakan baju toga.

Rabu, 02 Mei 2012

DAYA SERAP BELAJAR SISWA


Daya Serap Belajar Siswa - Belajar adalah proses perubahan perilaku berkat pengalaman dan latihan. Artinya, tujuan kegiatan adalah perubahan tingkah laku, baik yang menyangkut pengetahuan, keterampilan maupun sikap, bahkan meliputi segenap aspek organisme atau pribadi.

Belajar merupakan peristiwa sehari-hari di sekolah. Belajar merupakan hal yang kompleks, kompleksitas belajar tersebut dapat dipandang dari dua subjek, yaitu dari siswa dan dari guru (Dimyati dan Mudjiono, 2006 : 17).


Yang menjadi petunjuk bahwa suatu proses belajar mengajar dianggap berhasil apabila:
  • daya serap terhadap bahan pengajaran yang diajarkan mencapai prestasi tinggi, baik secara individual maupun kelompok.
  • Perilaku yang digariskan dalam tujuan pengajaran/instruksional khusus (TIK) telah dicapai oleh siswa, baik secara individual maupun kelompok.
Indikator yang banyak dipakai sebagai tolok ukur keberhasilan daya serap dapat dilakukan melalui tes prestasi belajar yang dapat digolongkan ke dalam jenis penilaian adalah sebagai berikut:

Kamis, 26 April 2012

PEMIKIRAN PENDIDIKAN



Lima Tipe Pemikiran Kependidikan
T
Tipe 1: SANGAT KONSERVATIF!!
Anda sangat konservatif tentang praktik pendidikan. Pemikiran pendidikan ini dinamakan Perenialisme, sebuah pemikiran yang paling tua dan yang paling konservatif, tetapi bahkan hingga sekarang di dunia ini banyak sekolah mempertahankannya dalam melakukan kegiatan pendidikan. Jenis orang seperti ini berpikir bahwa pendidikan bertujuan untuk mendorong intelektualitas sumber daya manusia melalui pengajaran pengetahuan yang baku dan nilai-nilai sosial yang dibangun di masa lalu oleh para profesional dan guru yang berwawasan dalam rangka menciptakan masyarakat yang lebih baik dan bangsa intelek. Siswa harus mendapatkan pengetahuan penting seperti itu dan nilai-nilai sebanyak mungkin untuk menjadi pintar dan orang berguna untuk masyarakat. Selama mengajar, minat dan motivasi siswa mendapat sedikit perhatian.

TIM ICT MI DAN RA KECAMATAN DURENAN BEKERJA KERAS

Bagaimana tidak........ Blogg yang mereka desain selain belum sempurna isinya juga belum sempurna. Selain itu permintaan penyelesain data berbasis ICT datang silih berganti, yang satu belum selesai dikerjakan yang satu sudah datang lagi. Inilah tawaran dunia global. Kalau kita tidak secepatnya menyesuaikan akan tertinggal dan apa pedulinya mereka terhadap siapapun yang tidak bisa adaptasi tentu saja akan kena seleksi alam. Dari sebab itulah tim ICT MI dan RA Kec. Durenan mempersolid diri dan tentu saja meningkatkan ukhuwah dengan seluruh RA dan MI yang ada dengan pendekatan Andragogik, segala susuatu tidak ada yang tidak bisa kita pelajari kalau ada kemauan dan tawakal kepada Alloh. RA yang selama ini selalu bergantung pada MI harus merubah paradigma. Mau atau tidak RA juga harus mensingsingkan lengan membuang ketergantungan karena yang tergantung pasti akan dinomorduakan. Siapa bilang lembaga pendidikan yang semakin hari tidak semakin sibuk. Ingat brow.... tahun 2014 kita harus tinggal landas atau tinggal di landas dan tergilas. MI dan RA Kec. Durenan BANGKITLAH !!!!!!!!.........

Rabu, 25 April 2012

GIS ( GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM )


Pengertian GIS

Sistem informasi geografis (Geographic Information System, GIS) adalah sistem yang dapat digunakan untuk menangkap, menyimpan, menganalisa, serta mengelola data dan karakteristik yang berhubungan yang secara spasial mengambil referensi ke bumi. Lebih jauh, sistem ini dapat didefinisikan sebagai sistem komputer untuk memadukan, menyimpan, membagi, serta menampilkan informasi yang mengambil acuan geografis.
Teknologi GIS menggunakan informasi digital yang didapatkan dari metode pembuatan data digital. Metode pembuatan yang umum digunakan adalah digitization, yaitu peta cetak atau rencana survey yang ditransfer ke dalam bentuk media digital menggunakan program komputer (Computer aided drafting, CAD) serta kapabilitas georeferencing.

KUNCI SUKSES

"T-H-I-N-K-B-I-G"

Ben Carson dikenal sebagai ahli bedah saraf dunia yang hebat. Padahal peraih penghargaan The Presidential Medal of Freedom 2008 dari Presiden AS ini waktu kecil dikenal sebagai anak miskin dan bodoh.

Suatu kali ibunya menyadarkannya bahwa ia sebenarnya bukan anak bodoh hanya kurang belajar. Maka sang ibu menekannya agar ia banyak membaca buku baik buku pelajaran maupun buku lainnya. Meski mereka miskin dan tak mampu beli banyak buku, ibunya meminjam buku-buku dari perpustakaan umum untuk dipelajari Ben. "Dalam kondisi miskin kita tak akan punya kesempatan untuk pergi ke mana-mana. Namun dengan buku kita bisa pergi ke mana pun kita mau, bisa jadi orang seperti apapun, dan bisa melakukan apapun yang kita inginkan," tutur ibunya.

Selasa, 24 April 2012

APA ITU SEKOLAH INKLUSI

Dalam tulisan terdahulu telah dijelaskan ada 20 kriteria anak yang tergolong berkebutuhan khusus (ABK) di antaranya yaitu tunanetra, tunarungu, tunawicara, tunagrahita, tuna daksa, tuna laras (anak dengan gangguan emosi, sosial dan perilaku), tuna ganda, lamban belajar, autis, dan termasuk pula anak dengan potensi kecerdasan luar biasa (genius). Untuk sebagian ABK tersebut khususnya tunanetra, tunarungu, tunawicara, tunagrahita, tuna daksa telah mempunyai tempat belajar khusus di Sekolah Luar Biasa. Bagimana untuk anak autis dan ABK yang lain dapat bersekolah? Pemerintah saat ini telah menyediakan Sekolah Inklusi, khususnya di kota-kota besar sudah berjalan. Apakah sekolah inklusi itu? Mengapa ada sekolah inklusi dan bagaimana sekolah inklusi memberikan pelayanan kepada ABK?

Minggu, 08 April 2012

PAK NUH " UN TIDAK HARUS LULUS 100%"


MAKASSAR, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh menegaskan, semua pihak hendaknya tidak memaksakan memperoleh hasil Ujian Nasional (UN) lulus 100 persen.

Menurutnya, UN akan lebih baik jika dilaksanakan jujur dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Sudah menjadi rahasia umum, sebagai hajat tahunan, UN seringkali dijadikan "alat" untuk mencerminkan prestasi politik. Khususnya politik pemerintah di daerah (Pemda).
"Memasang target boleh saja, tapi jangan dipaksa lulus 100 persen. Jangan sampai Pemda menghalalkan segala cara, dan UN harus dilaksanakan sesuai dengan aturan agar kualitasnya bisa dipertanggungjawabkan," kata Nuh, Minggu (8/4/2012), di Makassar.